Hitungan Luas Dari 1 Ubin Berapa Meter

Menyatakan luas tanah biasanya digunakan satuan meter persegi. Atau kalau areal tanahnya cukup luas umumnya digunakan satuan hektar. Apa jadinya jika luas tanah itu disebutkan oleh penjualnya dalam satuan ubin? Lalu 1 ubin berapa meter? Anda tentu tak bisa membayangkan luas tanah dalam satuan ubin itu seberapa panjang dan lebarnya. Ikuti terus penjelasan singkat yang akan menghitung 1 ubin berapa meter.
satu ubin berapa meter
Baca Juga : 1 Cm berapa meter

Satuan ubin atau ru atau tumbak dalam agraria yaitu satuan luas tanah yang pernah dipergunakan kebanyakan masyarakat di Indonesia di masa-masa penjajahan dahulu. Satuan ubin tersebut sering diaplikasikan dalam menyatakan areal tanah pertanian baik berupa ladang atau sawah terutama masyarakat di Pulau Jawa dan sudah digunakan semenjak masa Hindia Belanda. Satuan 1 ubin mewakili luas tanah sebesar 14,0625 (3,75 × 3,75m) meter persegi. 

Sementara satuan 1 bau atau 1 bahu setara dengan 500 ubin. Satuan tersebut utamanya digunakan dalam memperkirakan hasil atau produksi tanaman pertanian misalnya padi atau kedelai. Di sebuah lahan sawah akan diberikan batas berupa "petak ubinan" (dengan ukuran satu ubin). Hasil panen dari petak tersebut dihitung lebih dulu sebelum ditambahkan ke hasil panen lainnya. Hasil pengukuran tersebut kemudian diubah ke hasil panen setiap hektar. Banyaknya daerah di tanah air pun mengakibatkan satuan luas tanah yang digunakan masyarakat pun bermacam-macam. Berikut berbagai satuan yang lazim digunakan di daerah-daerah di Indonesia termasuk ubin yang kita bahas sebelumnya :

  • Luas 1 ubin / 1 ru / 1 tumbak  = ±14,1 meter persegi
  • Luas 1 bahu (bau, bouw) = 500 ubin = ± 031 meter persegi
  • Luas 1 lupit = 250  ru/ubin = 3.570 meter persegi
  • Luas 1 iring =  125 ru/ubin = 1.785 meter persegi
  • Luas 1 paron = 62,5 ru/ubin = ± 893 meter persegi
  • Luas 1 prowolon =  31,25 ru/ubin = ± 446 meter persegi
  • Luas 1 sangga = 5 ru/ubin = 70 meter persegi
  • Luas 1 kesuk (Jawa Mataraman) = berbeda-beda mulai 1000 meter persegi sampai 1 hektar
  • Luas 1 rakit (Pantura Jawa) = 1000 meter persegi
  • Luas 1 anggar (Kalimantan Barat) = 1/33 hektar
  • Luas 1 borong (Kalimantan Barat) = 1/6  hektar
  • Luas 1 rantai (perkebunan di Sumatera) = 484 (22 × 22) yard persegi = ± 405 meter persegi
  • Luas 1 tampah = kurang-lebih 6.750 hingga 7.680 meter persegi

Menurut kebiasaan yang berlaku di bidang properti, ukuran luas tanah di Indonesia yang umum adalah memakai satuan meter persegi (m2). Tentu tak cuma m2, ada beberapa satuan ukuran yang juga lazim digunakan dalam menyatakan luas tanah. Satuan ukuran luas tanah di samping meter persegi diantaranya:

  • Luas 1 are = 100 m2
  • Luas 1 hektar (ha) = 100 are = 10.000 m2
  • Luas 1 kilometer persegi (km2) = 100 hektar = 10 000 are = 1.000.000 m2
  • Luas 1 kaki persegi = 144 (12 × 12) inch persegi = ± 0,09 m2
  • Luas 1 yard (ela) persegi = 9 (3 × 3) kaki persegi = ± 0,84 m2
  • Luas 1 ekar = 10 rantai persegi = 43.560 kaki persegi = ± 047 m2
  • Luas 1 mil persegi = 640 ekar = 2,59 km2

Satuan luas tanah dalam meter persegi sudah sesuai dengan standar internasional sebagai turunan dari satuan baku untuk panjang yang dalam meter. Tidak cuma untuk tanah saja, akan tetapi luas bangunan hunian seperti rumah, apartemen, vila, ruko dan semacamnya juga umumnya menggunakan satuan luas dalam meter persegi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel