Info Berapa Harga Baja Ringan per Meter terbaru 2019

Baja ringan merupakan jenis baja berkualitas tinggi dengan karakter ringan, tipis, namun memiliki kekuatan yang menyamai baja kebanyakan. Baja ringan yang dijual di pasaran diklasifikasikan menurut nilai tegangan tarik (tensile strength). Contoh rangka atap baja ringan mengadopsi jenis baja ringan bertegangan tarik tinggi (G550). Hanya saja untuk produk home appliances dibutuhkan baja ringan bertegangan tarik medium hingga rendah (G300, G250). Baja ringan jenis tersebut cukup elastis dan lunak dengan begitu lebih gampang untuk membentukany sesuai keperluan.



hitungan atap
Baca Juga : Satuan 1 Meter Kubik Sama Dengan Berapa Meter Persegi?

Berkat kualitas dan tegangan tarik yang tinggi, tak aneh bila baja ringan lebih ringan dan tipis bila dibanding baja biasa. Sebuah baja ringan G550 maksudnya adalah baja dengan kuat tarik 550 Mpa (Mega Pascal) yang cukup kuat untuk struktur bangunan. Sementara baa ringan non structural misalnya penutup atap dipakai baja ringan berkualitas G300. Di pasaran tebal baja ringan rata-rata dari 0,20 – 2,00 mm tergantung dari aplikasi penggunaannya. Tebal yang lebih tipis daripada baja kebanyakan memang memiliki tujuan utama menurunkan beban strukutur bangunan. Sementara tebal kuda-kuda baja ringan dari 0,45 – 1,00 mm. Untuk kolom yang digunakan menopang beban yang berat maka dibuat tebal dari 1,00 -2,00 mm (profil C). Ada lagi genteng metal yang menawarkan tebal 0,20 mm yang cukup ringan.

Secara material baja ringan dibuat dari besi dan karbon. Jika kedua material tadi bercampur dengan air dan udara maka terjadi reaksi karat. Untuk itu baja ringan harus diberikan lapisan antikarat. Baja ringan sendiri digunakan pertama kali oleh masyarakat Jepang dimana di sana sering terjadi gempa sehingga struktur bangunan harus dibuat ringan namun kuat.

1. Keunggulan baja ringan

Banyak kelebihan yang dimiliki baja ringan seperti tahan terhadap serangan rayap. Berbeda dengan kayu yang sangat rentan dimakan rayap sebab kualitas kayu yang digunakan kebanyakan grade 3 yang kurang baik. Sementara harga kayu jati sendiri sudah cukup mahal untuk yang kualitas bagus. Sehingga, penggunaan rangka baja ringan adalah pilihan tepat. Kelebihan lain baja ringan yaitu waktu pengerjaannya yang cepat. Baja ringan sudah siap pasang sehingga mempersingkat waktu pengerjaan dalam proyek bangunan. Misalnya saja rumah tipe 36 dapat dirampungkan hanya dalam waktu seminggu untuk pengerjaan struktur atap memakai rangka baja ringan. Rangka baja ringan pun cukup murah. Rumah tipe 42 yang dibuat menggunakan struktur atap baja ringan dengan dinding bata, dapat menghemat dana dan cuma membutuhkan biaya di nominal Rp.31jutaan saja. Rangka baja ringan menawarkan struktur atau material yang dapat disesuaikan dengan kondisi geografis daerah tersebut. Contohnya rumah yang berdiri di tepi pantai, rangka baja ringan harus dilapisi dengan bahan tertentu sehingga tak mudah berkarat. Penggunaan baja ringan pun secara tak langsung ikut menyelamatkan hutan-hutan di Indonesia sebab masyarakat tak lagi membutuhkan kayu untuk bangunan.

2. Berapa harga baja ringan per meter

Faktanya harga baja ringan per meter berbeda-beda dari yang paling murah Rp 50.000 hingga Rp.120.000 untuk yang paling tebal. Misalnya kita akan menggunakan struktur rangka atap baja ringan untuk rumah tipe 36. Luas atap untuk rumah tipe 36 sekitar 77 meter persegi. Kita memilih harga baja ringan per meter yang paling murah yaitu Rp.50.000 maka biaya yang harus kita keluarkan hanya Rp.3.850.000 saja. Sementara bila menggunakan baja ringan yang paling tebal dengan harga Rp 120.000 maka dana yang mesti kita siapkan sebesar Rp.9.240.000.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel